Hasil Kegiatan Pmg 2006

HASIL-HASIL KEGIATAN PUSAT SUMBER DAYA GEOLOGI TAHUN 2006

 

Energi Fosil

 

1.       Inventarisasi Batubara Bersistem Daerah Umaqdian dan Sekitarnya, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur

 

2.       Inventarisasi Bitumen Padat Dengan ‘Outcrop Drilling’ Di Daerah Muara Selaya, Provinsi Riau

3.       Kajian Potensi Gas Methan Dalam Batubara di Cekungan Barito, Provinsi Kalimantan Selatan

 

4.       Pengembangan Database Batubara Gambut

 

5.       Inventarisasi Endapan Batubara di Daerah Marginal Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera Utara

 

6.       Inventarisasi Endapan Batubara di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua

 

7.       Inventarisasi Endapan Bitumen Padat Dengan ‘Outcrop Drilling’ Di Daerah Sungai Rumbia dan Sekitarnya, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi

 

8.       Inventarisasi Endapan Gambut dan Pengukuran Waterpas Di Daerah S. Kampar Utara,  Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau

 

9.       Inventarisasi Endapan Batubara Marginal di Daerah Long Daliq, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur

 

10.   Inventarisasi Gambut dan Waterpass Daerah Padang Tikar Dan Sekitarnya, Kabupaten Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat

 

11.   Inventarisasi Gambut Daerah Sungai Bilah, Kabupaten Labuhan Batu, Provinsi Sumatera Utara

 

12.   Inventarisasi Batubara Bersistem Di Daerah Mekar Baru dan Sekitarnya, Kecamatan Muara Ancalong dan Busang, Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur

 

13.   Inventarisasi Batubara di Daerah Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua  

 

14.   Inventarisasi Batubara di Daerah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau

 

15.   Inventarisasi Kandungan Minyak Dalam Bitumen Padat Daerah Padanglawas, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat

 

 

16.   Pemboran Dalam dan Pengukuran Packer Test Batubara Daerah Loa Lepu dan Sekitarnya, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur

 

17.   Survey Pendahuluan Bitumen Padat Daerah Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu

 

18.   Penyusunan Neraca Batubara dan Gambut

 

19.   Kajian Potensi Endapan Gambut Indonesia Berdasarkan Aspek Lingkungan

 

20.   Pengukuran Kandungan Gas Dalam Lapisan Batubara di Wilayah Eksplorasi PKP2B di Provinsi Kalimantan Timur

 

21.   Kajian Zonasi Daerah Potensi Batubara Untuk Tambang Dalam Cekungan Tarakan, Provinsi Kalimantan Timur

 

 

Panas Bumi

 

22.   Anomali Gaya Berat Daerah Panas Bumi Songa-Wayaua, P. Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara

 

23.   Anomali Magnet dan Gaya Berat di Daerah Panas Bumi G. Endut, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten

24.   Evaluasi Prospek Lapangan Mataloko Dengan Survei Mise-A-La-Masse dan Pengujian Sumur MT-5

 

25.   Geologi dan Geokimia Panas Bumi Daerah Songa - Wayaua, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara

 

26.   Penyelidikan Geologi dan Geokimia Panas Bumi Daerah Gunung Endut, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten

 

27.   Penyelidikan Terpadu Panas Bumi Daerah Gunung Endut, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten

 

28.   Penyelidikan Gaya Berat dan Geomagnet Daerah Panas Bumi Makula, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan

 

29.   Pengujian Uap / Monitoring Sumur Panas Bumi Mataloko, Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2006

 

30.   Pemboran Landaian Suhu Sumur JBO-1 dan JBO-2 Daerah Panas Bumi Jaboi, P. Weh, Kota Sabang, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

 

31.   Pemboran Sumur Landaian Suhu SWW-1 Lapangan Panas Bumi Suwawa, Kabupaten  Bone Bolango, Provinsi Gorontalo

 

32.   Penyelidikan Gaya Berat dan Geomagnet Daerah Panas Bumi Dolok Marawa, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara

 

33.   Penyelidikan Geolistrik Daerah Panas Bumi Dolok Marawa, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara

 

34.   Penyelidikan Geolistrik di Daerah Panas Bumi Songa - Wayaua, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara

 

35.   Penyelidikan Geolistrik dan Head-On di Daerah Panas Bumi Makale-Sangala, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan

 

36.   Penyelidikan Geologi dan Geokimia di Daerah Panas Bumi Dolok Marawa, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara

 

37.   Penyelidikan Geologi dan Geokimia di Daerah Panas Bumi Sangalla-Makale, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan

 

38.   Penyelidikan Panas Bumi Pendahuluan Wilayah Kabupaten Buru, Provinsi Maluku

 

39.   Penyelidikan Terpadu Daerah Panas Bumi Oma-Haruku, Provinsi Maluku

 

40.   Penyelidikan Terpadu Daerah Panas Bumi Songa - Wayaua, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara

 

41.   Survei Geomagnet di Daerah Panas Bumi Songa - Wayaua, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara

 

42.   Survei Panas Bumi Terpadu (Geologi, Geokimia dan Geofisika) Daerah Dolok Marawa, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara)

 

43.   Survei Tahanan Jenis DC di Daerah Panas Bumi Gunung Endut, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten

 

 

Konservasi

 

44.   Evaluasi Sumber Daya dan Cadangan Bahan Galian Untuk Pertambangan Skala Kecil di Daerah Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah

 

45.   Evaluasi Sumber Daya dan Cadangan Bahan Galian Untuk Pertambangan Skala Kecil di Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat

46.   Evaluasi Sumber Daya dan Cadangan Bahan Galian Untuk Pertambangan Skala Kecil di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat

 

47.   Evaluasi Sumber Daya dan Cadangan Bahan Galian Untuk Pertambangan Skala Kecil di Pulau Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur

 

48.   Inventarisasi Bahan Galian Pada Wilayah PETI Daerah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau

 

49.   Inventarisasi Bahan Galian Pada Wilayah PETI di Daerah Kamipang, Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah

 

50.   Inventarisasi Bahan Galian Pada Bekas Tambang di Daerah Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi

 

51.   Evaluasi Potensi Bahan Galian Pada Bekas Tambang dan Wilayah PETI di Daerah Balai Karangan, Kabupaten Sangau, Provinsi Kalimantan Barat

 

52.   Pendataan Penyebaran Unsur Merkuri Pada Wilayah Pertambangan Emas di Daerah Gunung Gede, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat

 

53.   Pendataan Penyebaran Merkuri Pada Wilayah Pertambangan di Daerah Pongkor, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat

 

54.   Pendataan Penyebaran Merkuri Pada Wilayah Pertambangan di Daerah Selogiri, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah

 

55.   Evaluasi Potensi Bahan Galian Pada Bekas Tambang dan Wilayah PETI di Daerah Monterado, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat

 

56.   Inventarisasi Potensi Bahan Galian Pada Wilayah PETI di Daerah Belitung, Provinsi Bangka Belitung

 

57.   Inventarisasi Potensi Bahan Galian Pada Wilayah PETI di Daerah Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara  

 

58.   Inventarisasi Potensi Bahan Galian Pada Wilayah PETI di Daerah Nabire, Provinsi Papua

 

59.   Kajian Potensi Tambang Dalam Pada Kawasan Hutan Lindung di Tapadaa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo

 

60.   Kajian Potensi Tambang Dalam Pada Kawasan Hutan Lindung di daerah Lumajang, Provinsi Jawa Timur

 

61.   Kajian Potensi Tambang Dalam Pada Kawasan Hutan Lindung di daerah Buol, Provinsi Sulawesi Tengah

 

 

Mineral

 

62.   Eksplorasi Mangan di Sumbawa Besar, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat

 

63.   Eksplorasi Mangan di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi

64.   Inventarisasi Endapan Besi Primer di Kabupaten Kota Waringin Barat dan Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah

 

65.   Inventarisasi Mangan di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur

 

66.   Eksplorasi Pasir Besi di daerah Kecamatan Galela Utara, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara

 

67.   Eksplorasi Pasir Besi di Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur

 

68.   Pedoman Teknis Eksplorasi Bijih Besi Primer

 

69.   Eksplorasi Mineral Logam Tipe Sedex di Daerah Rantau Pandan dan Sekitrnya, Kabupaten Muara Bungo, Provinsi Jambi

 

70.   Penyelidikan Endapan Mangan di Pulau Doi, Kecamatan Loloda Kepulauan, Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara

 

71.   Inventarisasi dan Evaluasi Mineral Non Logam di Kabupaten Teluk Wondama dan Teluk Bintuni, Provinsi Irian Jaya Barat

 

72.   Inventarisasi dan Evaluasi Mineral Non Logam di Kabupaten Seruyan dan Kota Waringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah

 

73.   Inventarisasi dan Evaluasi Bahan Galian Non Logam di Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Timur, Provinsi Lampung

 

74.   Inventarisasi dan Evaluasi Mineral Non Logam di Kabupaten Landak dan Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat

 

75.   Inventarisasi dan Evaluasi Mineral Non Logam di Kabupaten Buru dan Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku Utara

 

76.   Inventarisasi dan Evaluasi Mineral Non Logam di Kabupaten Aceh Singkil dan Simeulue, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

 

77.   Inventarisasi dan Evaluasi Bahan Galian Non Logam di Kabupaten Nias dan Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara

 

78.   Inventarisasi dan Evaluasi Mineral Non Logam di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung

 

79.   Inventarisasi dan Evaluasi Bahan Galian Non Logam di Kabupaten Musi Rawas dan Musi banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan

 

80.   Kajian Potensi Batuan Ultrabasa di Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Untuk Menanggulangi Emisi Karbondioksida

 

81.   Inventarisasi dan Penyelidikan Mineral Non Logam di Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

 

82.   Inventarisasi dan Penyelidikan Bahan Galian Non Logam di Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah

 

83.   Inventarisasi dan Penyelidikan Mineral Non Logam di Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat

 

84.   Inventarisasi dan Penyelidikan Bahan Galian Non Logam di Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Irian Jaya Barat

 

85.   Inventarisasi dan Penyelidikan Mineral Non Logam di Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua