Pengarahan Umum Kepada Cpns Ta 2013 Oleh Menteri Esdm

 

Kamis 5 Februari 2015, bertempat di Gedung Arsip, Kementerian ESDM, Jl. Yaktapena Raya No. 1A, Komplek Pertamina, Pondok Ranji, Tangerang Selatan, Banten, Menteri ESDM, Sudirman Said memberikan Pengarahan Umum kepada para CPNS Tahun Anggaran 2013. Sebanyak 477 calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) hadir dalam acara tersebut. CPNS tersebut merupakan hasil penyaringan dari 23.000 lebih pelamar, melalui beberapa tahapan seleksi yang dibuka ke publik.

Sudirman Said mengatakan bahwa menjadi PNS berarti menjadi pelayan publik.

"Kepada seluruh CPNS Kementerian ESDM, Anda tengah memasuki ranah pelayanan publik. Ini adalah sebuah medan juang, bila tujuan Anda berada di sini adalah ingin kaya raya, maka Anda salah tempat," tegas Sudirman kepada CPNS Kementerian ESDM, di Kantor Pusat Arsip Kementerian ESDM, Pondok Ranji, Tangerang, dalam keterangannya, Kamis (5/2/2015).

“Tata nilai menjadi pegawai negeri adalah keberhatian, makna hidup, perasaan melayani orang. Itu yang akan menjadi simbol-simbol pencapaian kedepan. bahwa diantara kalian nanti ada yang menjadi Dirjen, menjadi Sekjen, menjadi Irjen bahkan ada yang menjadi Menteri itu tidak bisa dijadikan target, itu adalah akibat dari seluruh perilaku, seluruh prestasi, seluruh layanan yang telah dilakukan bersama”, lanjut Menteri.

Dengan menjadi pelayan publik tambah Menteri, harus disadari bahwa anda memasuki ke wilayah publik yang tata nilainya adalah makna hidup bukan yang lain. “Kalau kemarin-kemarin masih kebawa teman atau pacarnya untuk meminta supaya menjadi pegawai ESDM barangkali dari sekarang  ditata supaya tidak terantuk-antuk jalannya”, imbuh Menteri. 

Sudirman juga meminta kepada pemimpin senior di lingkungan kementerian ESDM, untuk segera mengikuti perubahan zaman, para CPNS adalah generasi baru yang harus dikelola dengan memberi ruang cukup untuk berkarya.

“Kepada pemimpin-pemimpin senior dilingkungan Kementerian Menteri ESDM juga berpesan untuk segera mengikuti perkembangan jaman, para cpns adalah generasi baru yang harus dikelola dengan memberi ruang yang cukup untuk berkarya. "Para generasi muda ini lebih senang disebut "bekerja dengan" daripada "bekerja untuk" jadi ajak mereka sebagai partner untuk berkontribusi pada negara dan rakyat,” ujar Menteri.