Psdg Integrasikan Database Signas Sumber Daya Geologi

 

 
Bogor, Beritaempat.com — Indonesia selama ini belum memiliki dokumentasi dan pendataan sumber daya geologi yang tertata baik. Untuk itu, dalam momentum keterbukaan informasi ini Pusat Sumber Daya Geologi (PSDG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral telah menginisiasi Sistem Informasi Geografis Nasional (Signas) sebagai sistem database terpadu yang menyajikan informasi sumber daya geologi Indonesia berbasis web.
 
"Dengan adanya aplikasi Database Signas Sumber Daya Geologi, pengumpulan data dapat dilakukan secara daring sehingga dihasilkan database geologi Indonesia hingga tingkat kabupaten yang terpadu antara data tekstual dengan spasial,” ujar Kepala PSDG Calvin Karo-Karo Guru Singa kepada Beritaempat.com di Bogor, Rabu (25/6).

Menurut Calvin, sejak tahun 2010 aplikasi ini dikembangkan oleh PSDG. “Selama ini baru dilakukan workshop mempersiapkan penginput data sementara pleno dilakukan dua kali setahun,” ujar Calvin.

Pusat Sumber Daya Geologi, terang Calvin, bertugas memberikan pelayanan informasi di bidang sumber daya geologi, yakni mineral, batubara, bitumen padat, gambut, panas bumi, dan migas.

Menurut Calvin, aplikasi Signas ini sangat relevan untuk menyediakan informasi tersebut dengan efektif dan efisien. “Pusat Sumber Daya Geologi pernah menjadi koordinator database geologi se-ASEAN, sehingga untuk menghasilkan database nasional tinggal mengubah sistem kerja saja agar membentuk tim yang dikoordinir oleh provinsi, selain data dari dinas tingkat kabupaten kami arahkan untuk meminta data ke perusahaan-perusahaan,” tambah Calvin.

Calvin menekankan pentingnya integrasi data geologi dari pusat dan daerah agar tidak terjadi ambiguitas data. “Jangan sampai data yang disampaikan antara pusat dan daerah berbeda, ini menjadi tanggung jawab kami di hulu untuk mengintegrasikannya dengan menyusun database sumber daya geologi yang terintegrasi,” tandas Calvin.

berita oleh : 
Arini Puji Rahayu 

www.beritaempat.com