Focus Group Disscussion “potensi Batu Mulia Dan Pengembangannya Sebagai Komoditas Mineral Di Indonesia“

 

Selasa, 19 Mei 2015, bertempat di Gedung Badan Diklat Kementerian ESDM, Jl Gatot Subroto, Jakarta, diselenggarakan acara Focus Group Disscussion dengan tema “Potensi Batu Mulia dan Pengembangannya Sebagai Komoditas Mineral di Indonesia“.  Acara yang berlangsung selama sehari penuh itu diisi oleh beberapa materi yang dibawakan oleh narasumber dari Pusat Sumber Daya Geologi serta  para pakar di bidang geologi dan batu mulia. Tema FGD yang cukup menarik ini ternyata mampu menyedot banyak peserta dari berbagai kalangan.Acara FGD dihadiri oleh kurang lebih 70 orang peserta yang terdiri Badan Geologi, Pusat Sumber Daya Geologi, perwakilan Dinas Pertambangan dan Energi di Provinsi Aceh, Jawa Barat, Sulawesi Tengah, Maluku, Maluku Utara dan Kabupaten Buru Selatan, serta dari perguruan tinggi yaitu Universitas Padjadjaran dan Universitas Gajah Mada, dan instansi terkait lainnya, yaitu Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara, Dinas Perindustrian dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Pusat Penelitian dan Pengembangan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pariwisata, Badan Standarisasi Nasional dan Asosiasi ESDM. Narasumber yang memberikan materi antara lain :

 
·         Perjalanan Penyelidikan Batu Mulia Di Indonesia oleh Kepala Pusat Sumber Daya Geologi, Ir. Hedi Hidayat, M.Si.
·         Fasilitas Laboratorium PSDG untuk Menunjang Sertifikasi Batu Mulia oleh Moehamad Awaludin S.T., M.T dari PSDG
·         Kondisi Terkini Batu Mulia Indonesia oleh  Ir. H. Sujatmiko, Dipl.Ing dari GEM - AFIA
·         Jenis-Jenis Batu Mulia Yang Terdapat Di Indonesia oleh Dr. Ir. Ildem Syafri, D.EA dari Universitas Padjadajaran
·         Sistem Sertifikasi Batu Mulia Indonesia oleh H.A. Yani Abd Majid dari Tasbih Scientific Gemological Laboratory
·         Regulasi Yang Berhubungan Dengan Batu Mulia oleh Samsu Daliend dari Direktorat Pembinaan Program Mineral dan Batubara
·         Prospek Pengembangan Batu Mulia Dari Sisi Ekonomi Kreatif oleh Raseno Arya, S.E, M.M dari Kementerian Pariwisata
  

Maksud dan tujuan kegiatan, dengan terselenggaranya FGD ini dapat menyediakan informasi mengenai ketersediaan sumberdaya batu mulia serta permasalahan yang ada, dalam mendukung pengembangan industri ekonomi kreatif di Indonesia, agar kelangsungan industri kerajinan sentra batu mulia tetap terjaga (sustainable), mulai dari penyediaan bahan baku berkualitas, proses pengolahan, inovasi/kreatifitas produk, dan promosi serta pemasarannya.

Dengan besarnya potensi dalam pengembangan dan pemanfaatan batu mulia, maka diharapkan dengan terselenggaranya kegiatan ini diperoleh hasil maksimal dalam mengungkapkan potensi batu mulia di Indonesia dan pengembangannya, sehingga dapat dijadikan sebagai komoditas mineral di Indonesia. Badan Geologi melalui Pusat Sumber Daya Geologi, sebagai Institusi yang memiliki TUPOKSI dalam penyediaan data sumber daya batumulia ini memandang perlu mengadakan diskusi untuk menampung masukan dari para narasumber sehingga dapat dibuat rumusan dalam pengembangan batumulia sebagai komoditas mineral. 

Secara keseluruhan acara berjalan dengan lancar dan karena tema FGD kali ini merupakan tema yang sedang hangat-hangatnya di masyarakat Indonesia, walhasil banyak peserta yang begitu antusias dalam mengikuti diskusi pada kesempatan kali ini. Bahkan pada saat istirahat pun, banyak peserta yang berkonsultasi dengan para narasumber.