Kerja Praktek Universitas Telkom

Hasil Kerja Praktek Universitas Telkom Pada Bidang Informasi Pusat Sumber Daya Geologi

Oleh : Qomariah

 

Kegiatan presentasi hasil kerja praktek Universitas Telkom Bandung dilaksanakan dalam rangka pembekalan wawasan pengetahuan dan evaluasi pelaksanaan kerja praktek yang dilakukan oleh mahasiswa/i dari lingkungan akademik di Pusat Sumber Daya Geologi (PSDG).  Kegiatan ini berlokasi di kantor PSDG Bandung yang berlangsung tanggal 30 Juni 2016 yang difasilitasi oleh Bidang Informasi.  Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Informasi, Ir. Denni Widhiyatna, MT, Kepala Subbidang Pengembangan Informasi, Indra Sukmayana, ST, dan tim atlas dan metadata sumber daya geologi dari PSDG serta Pusat Data dan Teknologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Kegiatan kerja praktek mahasiswa/i Universitas Telkom dilaksanakan selama 6 minggu mulai dari tanggal 23 Mei 2016 sampai dengan 30 Juni 2016.  Jumlah mahasiswa/i sebanyak 9 orang yang berasal dari program studi teknik informatika dan sistem komputer, yang terbagi ke dalam 4 kelompok pekerjaan yang berbeda yaitu :

1.      Pembuatan web GIS sumberdaya geologi berbasis mobile dengan ArcGIS API terdiri atas 3 orang (Kurniawan, Bimo, Putu) ;

2.      Pembuatan Sistem Informasi Inventarisasi Barang di PSDG dengan Code Igniter terdiri atas 2 orang (Vivi, Jene);

3.      Pembuatan Kontak Signas SDG, Dinas ESDM dan Geopark dengan LancarMapper dan QGIS terdiri atas 2 orang (Agus, Yakub);

4.      Pembuatan Sistem Informasi Kuisioner Kepuasan Pelayanan Pameran dengan Code Igniter terdiri atas 2 orang (Nandya,Rian).

Dalam waktu kerja praktek singkat tersebut, mahasiswa/i diberikan arahan singkat oleh staf bidang informasi (Qomariah, Firdaus Octavira, Rijal Ahmad) terkait dengan bidang pekerjaannya. Selanjutnya mahasiswa/i tersebut harus berinisiatif untuk menyelesaikan tugas pekerjaan yang diberikan oleh pembimbing di instansi PSDG.  Kerja praktek tersebut bertujuan untuk memberikan pengalaman kerja, wawasan, pengetahuan tambahan yang mungkin tidak didapatkan di perkuliahan.  Pengembangan aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis mobile saat ini sudah menjadi trend, sehingga diperlukan wawasan dan keahlian pemrograman yang terkait yang bisa didapatkan dari mesin pencari di internet kemudian diimplementasikan langsung sesuai bidang pekerjaannya.

Salah satu framework yang digunakan dalam pembuatan SIG berbasis mobile yaitu ArcGIS API. Bahasa pemrograman yang terkait yaitu Javascript, HTML, CSS.  Tahapan pekerjaan yang dilakukan dengan fasilitas API dari ArcGIS adalah sebagai berikut :

a.   Membuat container untuk menampung basemap yang dipanggil dari Arcmap (esri).

 

 

 

Basemap ESRI

 

b.  Dengan dibuatnya basemap, langkah selanjutnya dilakukan adalah menambahkan fitur- fitur layer yang diambil dari ArcGIS REST services directory untuk menampilkan titik- titik dari data spasial. Dalam kasus ini dibuat dalam bentuk multi-layer menggunakan checkbox sehingga user dapat memilih untuk menampilkan dan menyembunyikan layernya.


 

 

 

Select layer

 

 

 

ArcGIS REST services directory

 

Checkbox yang dibuat memungkinkan user untuk memilih jenis sumberdaya/komoditi yang ingin ditampilkan. Ketika checkbox aktif maka fitur layer yang menampung data dari komoditi yang dimaksud akan ditampilkan.


 

 

Fitur layer aktif

 

c.  Kemudian  jika  hanya  data  berupa  titik  saja  yang  ditampilkan  pada  tidak  dapat memberikan informasi lebih, maka dari itu dibuat sebuah fitur untuk menampilkan detail informasi dari titik yang dipilih.

 

 

 

Detail informasi titik


 

 

d.   Lalu dibuat juga sebuah tampilan mobile browser agar dapat diakses di mobile device dengan tampilan yang lebih baik.

 

 

 

 

 
Tampilan mobile

 

Sistem informasi inventarisasi barang di PSDG sangat diperlukan dalam mengelola peminjaman dan pengembalian barang di internal PSDG. Salah satu framework yang dapat digunakan dalam sistem ini yaitu code igniter dengan struktur modul MVC (Model-View- Controller) yang menggunakan bahasa pemograman PHP, Javascript, dan HTML.  Menurut Hakim (2010:8), CodeIgniter adalah sebuah framework PHP yang dapat membantu mempercepat developer dalam pengembangan aplikasi web berbasis PHP.  Dalam konteks CodeIgniter dan aplikasi berbasis web, maka penerapan konsep MVC mengakibatkan kode program dapat dibagi menjadi tiga kategori, yaitu :  Model merupakan kode program (berupa OOP class) yang digunakan untuk memanipulasi database;  View berupa template html/xml atau php untuk menampilkan data pada browser;  Controller merupakan kode program (berupa OOP class) yang digunakan untuk mengontrol aliran aplikasi (sebagai pengontol model dan View).

 

Adapun beberapa keuntungan menggunakan CodeIgniter, diantaranya : gratis yang berlisensi dibawah Apache/BSD opensorce; ditulis menggunakan PHP 4 Meskipun CodeIgniter dapat berjalan di PHP 5; berukuran kecil ;   menggunakan konsep MVC yang memungkinkan pemisahan layer application-logic dan presentation;  URL yang sederhana secara default, sangat bersih dan Search Engine Friendly (SEF);  memiliki paket library yang lengkap untuk mengerjakan operasi-operasi yang umum dibutuhkan oleh sebuah aplikasi berbasis web, misalnya mengakses database, mengirim email, memvalidasi form, menangani session dan sebagainya; extensible yang dapat dikembangkan dengan mudah menggunakan plugin dan helper, atau dengan menggunakan hooks; tidak memerlukan template engine; dokumentasi lengkap dan jelas; dan didukung oleh komunitas, salah satu komunitasnya bisa dilihat di (http://codeigniter.com/forum/).

 

Hasil implementasi sistem informasi inventarisasi barang di PSDG terbagi 3 kelompok user yaitu admin pengelola user, operator pengelola barang, peminjam barang.

 

 

 

Daftar Barang Inventaris

 

 

 

 

Form Barang Inventaris

 

 

Grafik Kondisi dan Status Barang

 

 

Laporan Barang Inventaris

 

 

Daftar Lokasi Penyimpanan Barang

 

 

Daftar Peminjam Barang

Aplikasi lain yang dapat dimanfaatkan dalam mengelola aplikasi berbasis web GIS yaitu QGIS dan Lancar Mapper yang memanfaatkan Geo Server.  Pengerjaan Kontak Signas SDG dimulai dari tahap pencarian data koordinat dalam bentuk tabular, pengolahan data koordinat menjadi data spasial hingga penerbitan data spasial pada browser web. Hasil implementasinya seperti gambar di bawah ini.

 

 

Pembuatan Struktur Data Tabular

 

Pengolahan Data Tabular Menjadi Data Spasial dengan QGIS

 

 

Pengolahan Simbol dan Style dengan QGIS

 

 

Penerbitan Data Spasial dengan LancarMapper dan GeoServer

 

Web GIS Kontak SIGNAS

 

Pembuatan Sistem Informasi Kuisioner Kepuasan Pelayanan Pameran menggunakan Code Igniter seperti yang sudah dijelaskan di atas. Hasil implementasinya seperti pada gambar di bawah ini.

 

 


 

Flow Chart Sistem Kuisioner

 

Form Pengisi Kuisioner

 

Input Kuisioner

 

Output Grafik Kuisioner

 

Edit Pertanyaan dan Jawaban Kuisioner

Manfaat kerja praktek tidak hanya didapatkan oleh mahasiswa/i saja, tetapi juga dapat bermanfaat untuk instansi tempat kerja praktek berlangsung. Dengan adanya sebuah sistem aplikasi dalam pengelolaan pekerjaan akan lebih mudah, lebih cepat, efisien dan efektif.

 

Presentasi Kerja Praktek Universitas Telkom

 

Foto Bersama