Kunjungan Delegasi New Zealand Dalam Rangka Membantu Percepatan Pengembangan Panas Bumi Di Indonesia

Kunjungan Delegasi New Zealand Dalam Rangka Membantu Percepatan Pengembangan Panas Bumi Di Indonesia

Oleh: Penny Oktaviani


Pada hari Kamis, 23 Juni 2016 Pusat Sumber Daya Geologi (PSDG) menerima kunjungan tamu dari  New Zealand. Kunjungan ini terealisasi atas permintaan dari Kedutaan Besar New Zealand di Indonesia untuk melakukan diskusi dengan tim panas bumi di Pusat Sumber Daya Geologi. New Zealand ingin membantu Indonesia dalam melakukan percepatan pengembangan panas bumi dari bererapa aspek, seperti regulasi dan penyiapan data.


New Zealand selama ini dikenal sebagai Negara yang memiliki pengetahuan dan pengalaman terbaik tentang panas bumi. Delegasi New Zealand terdiri dari lima orang, terdiri dari dua orang ahli panas bumi dan tiga orang dari Kedutaan New Zealand. Rombongan diterima oleh Kepala Bidang Program dan Kerjasama, Kepala Sub Bidang Kerja Sama, dan Koordinator Kelompok Penyelidikan Panas Bumi.  New Zealand bermaksud membantu Indonesia dalam percepatan pengembangan panas bumi baik dari segi teknis maupun non teknis. Pusat Sumber Daya Geologi memiliki tugas pokok dan fungsi untuk melakukan kegiatan penyelidikan panas bumi dan mengusulkan lokasi untuk menjadi Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) kepada Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi. New Zealand berminat untuk membantu PSDG  dalam hal evaluasi data teknis lokasi panas bumi untuk lebih meningkatkan kualitas data sebelum tersebut diusulkan  menjadi WKP. Bantuan yang ditawarkan meliputi tenaga ahli panas bumi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui On Job Training (OJT)  di lokasi pengeboran deep slim hole, workshop, dan seminar. Pusat Sumber Daya Geologi akan dibantu untuk meningkatkan kualitas data panas bumi yang dihasilkan, juga dalam mengevaluasi model konseptual suatu lokasi panas bumi.


Pusat Sumber Daya Geologi menyambut baik penawaran bantuan dari New Zealand tersebut, dan meminta agar asistensi dari New Zealand lebih difokuskan pada evaluasi dan pengolahan data lokasi panas bumi non volkanik dan lokasi panas bumi low – medium temperature/entalphy yang banyak terdapat di Indonesia terutama di wilayah Indonesia Timur.       


Gambar 1. Suasana diskusi antara Pusat Sumber Daya Geologi dengan tamu dari New Zealand