Rapat Evaluasi Capaian Target B04 Dan B06 Dan Pemenuhan Target B09 Dan B12 Kesdm Tahun 2016

Rapat Evaluasi Capaian Target B04 dan B06 dan Pemenuhan Target B09 dan B12 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Tahun 2016

Oleh : Retno Rahmawati Lestari

Bertempat di Hotel Eastparc Yogyakarta, pada tanggal 5 Agustus 2016, Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral telah menyelenggarakan rapat Rapat Evaluasi Capaian Target B04 dan B06 dan Pemenuhan Target B09 dan B12 Tahun 2016 untuk Percepatan Kebijakan Satu Peta. Agenda pada rapat ini adalah Progres Pemenuhan renaksi, Mekanisme Percepatan Pelaksanaan KSP dan Teknis Penyiapan Target B09. Rapat ini dihadiri oleh para walidata IGT di Kementerian ESDM, yaitu Direktorat Pembinaan Usahan Hulu Minyak dan Gas Bumi, Ditjen Migas, Direktorat Pembinaan Program Minyak dan Gas Bumi, Ditjen Migas, Direktorat Pembinaan Program Mineral dan Batubara, Ditjen Migas, Direktorat Pembinaan Program Ketenagalistrikan, Ditjen Ketenagalistrikan, Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi, Badan Geologi, Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi, Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi, Pusat Survei Geologi, Badan Geologi dan Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan, Badan Geologi.
Pada paparan Pusat Data dan Teknologi Informasi KESDM, disampaikan pada kondisi saat ini, berdasarkan Perpres 9/2016, KESDM menjadi penanggung jawab atas 17 Informasi Geospasial Tematik (IGT) yang wajib diserahkan/dilaporkan dalam setiap periode pelaporan pada B04, B06, B09, dan B12 sesuai dengan matriks rencana aksi yang telah disepakati pada pertemuan 15 Maret 2016. Hasil capaian untuk periode pelaporan B04, terdapat 13 IGT capaian 75% , 1 IGT untuk Peta Geologi capaian 60%  dan 3 IGT untuk Peta KRB Gempa Bumi, Peta KRB Zona Kerentanan Gerakan Tanah, Peta KRB Tsunami untuk capaian 0%.

Hasil capaian untuk periode pelaporan B06 adalah 1 IGT yaitu Peta Izin Usaha Pertambangan dengan capaian hijau (nilai 100%), dengan catatan Walidata IGT Peta Izin Usaha Pertambangan diminta untuk menandatangani pakta/perjanjian untuk memperbaiki IGT sesuai dengan rekomendasi pada hasil verifikasi agar mendapatkan nilai 100% dimana target akhir telah terpenuhi. Terdapat 12 IGT lainnya capaian hijau dengan capaian nilai 77 sampai dengan 91,5% dan 4 IGT yaitu Peta Jaringan Listrik, Peta Sebaran Lokasi Gardu Induk, Peta Lokasi Pembangkit Listrik, Peta Sebaran Pembangkit Listrik dengan capaian merah bernilai 39%.
Target pertemuan pada rapat ini adalah persamaan persepsi bagi unit di lingkungan KESDM terhadap Kebijakan Satu Peta, pemahaman terhadap pelaksanaan Kegiatan Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta (tahapan, tata kerja, tata waktu, dll)., pemahaman terhadap teknis penyiapan, verifikasi/evaluasi, penilaian, dan perbaikan data, evaluasi capaian target B04 dan B06, serta persiapan pemenuhan target B09 dan B12 KESDM dan update contact person penanggung jawab atau walidata IGT.

Dalam percepatan kebijakan satu peta di lingkungan KESDM, terdapat beberapa kendala dan permasalahan, diantaranya mekanisme penyampaian data berubah-ubah, Informasi mengenai kriteria penilaian/verifikasi capaian baru diinformasikan belakangan. Banyak walidata hingga saat ini belum sepenuhnya memahami teknis penilaian dan catatan verifikasi data, Mekanisme penyampaian klarifikasi dalam Sistem Pelaporan tidak tersedia. Jangka waktu perbaikan data terlalu singkat, Mekanisme dan tata kerja Tim Percepatan KSP belum ditetapkan, Penilaian IGT Peta Geologi pada B04 tidak sesuai dengan target yang disepakati yang seharusnya skala 1:100.000, namun diminta skala 1:50.000, Update Peta RBI yang merupakan hasil pertemuan tanggal 22 Juli 2016 di Bali menuntut adanya integrasi ulang IGT dengan IGD oleh para walidata untuk mengulang pekerjaan.
Beberapa hal yang perlu ditindak lanjuti pemenuhan target renaksi sesuai dengan tata waktu, dengan prioritas Pulau Kalimantan sesuai dengan Surat Menko Perekonomian selaku Ketua Tim Percepatan Kebijakan Satu Peta kepada Menteri ESDM, nomor: S-172.8/M.EKON/06/2016, tanggal 30 Juni 2016, Tindak lanjut atas rekomendasi (hasil verifikasi data) dari Tim KSP, Penyampaian perkiraan kebutuhan anggaran terkait kegiatan KSP dari masing-masing walidata untuk tahun 2017 dan 2018 serta Penyampaian IGT yang muatannya tidak terdapat di 34 provinsi.

Beberapa tantangan dalam pencapaian target B09, yaitu seluruh peta yang disampaikan oleh K/L masih memerlukan perbaikan agar sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, sehingga diperlukan proses editing untuk menyesuaikan peta tematik dengan peta dasar RBI termasuk penyesuaian peta RBI. Oleh karena itu diperlukan SDM Tenaga Ahli pemetaan untuk proses editing tersebut dimana masih terdapat beberapa K/L tidak memiliki tenaga ahli tersebut. Tindak lanjut pencapaian target B09 adalah Sekretariat akan memfasilitasi diselenggarakan klinik editing dan perbaikan informasi geospasial tematik untuk sektor selama Agustus – September 2016, K/L diharapkan dapat mengupayakan anggaran dan sumber daya internal secara optimal agar target dapat tercapai, K/L mengkomunikasikan kendala yang dihadapi kepada Satgas 1 atau melalui surat resmi kepada Sekretariat jika diperlukan, perlu adanya kriteria penilaian yang jelas, diperlukan waktu yang cukup untuk melakukan komunikasi feedback peta.

Hasil kesimpulan pertemuan rapat ini adalah, Kebijakan Satu Peta diharapkan dapat mengatasi permasalahan tumpang tindih antara sektor ESDM dan sektor lainnya. Dari hasil evaluasi B-06 yang telah disampaikan oleh Kemenko Perekonomian dan BIG diharapkan agar segera memperbaiki catatan-catatan/rapor merah agar diperbaiki sesuai dengan catatan/rekomendasi dari tim verifikator KSP. BIG dan Kemenko Perekonomian akan mengadakan klinik IGT untuk melakukan penyelesaian semua masalah dengan jadwal untuk KESDM pada tanggal 23-26 Agustus 2016 dengan tempat akan diberitahu kemudian. Prioritas penyelesaian KSP Tahun 2016 untuk Pulau Kalimantan, Tahun 2017 untuk Pulau Sumatera dan Sulawesi, Tahun 2018 untuk Pulau Papua, Kepulauan Maluku, Tahun 2019 Pulau Jawa, Bali dan Nusa Tenggara. Para walidata diminta untuk memprioritaskan pengerjaan IGT sesuai dengan prioritas tersebut. Untuk pelaporan B09 verifikasi direncanakan akan dilakukan dalam 3 tahap, yaitu verifikasi Tahap 1 pada tanggal 15 - 21 Agustus 2016, Tahap 2 pada 29 Agustus – 4 September 2016 dan Tahap 3 pada 12 - 25 September 2016. Untuk mengikuti verifikasi tahap pertama walidata diminta untuk menyerahkan data kepada Pusdatin sebelum tanggal 14 Agustus 2016, format data yang disampaikan harus berupa shapefile (shp) dan/atau geodatabase (gdb) dan untuk update data RBI terbaru dapat diunduh melalui link ftp:;//ftp.big.go.id:15015
 
 

Gambar 1. Suasana Rapat Evaluasi Capaian Target B04 dan B06 dan Pemenuhan Target B09 dan B12 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

 
Gambar 2. Para Narasumber dari Pusdatin KESDM, BIG dan Kemenko Perekonomian serta Moderator dari Pusdatin KESDM