China-asean Mining Cooperation Forum (camcf)

CHINA-ASEAN MINING COOPERATION FORUM (CAMCF) DAN PENANDATANGANAN TECHNICAL AGREEMENT PSDMBP – WUHAN CENTER
 
Oleh: Penny Oktaviani                
            
China-ASEAN Mining Cooperation Forum (CAMCF) merupakan forum tahunan yang diselenggarakan oleh China Geological Survey (CGS) yang mengundang negara-negara ASEAN untuk mempererat kerjasama dalam hal pertambangan mineral dan batubara. Dalam forum ini dilakukan presentasi dari pembicara yang berasal China, perwakilan Negara-negara ASEAN, dan dari institusi swasta. Dalam forum ini juga dilakukan acara penandatanganan MoU dan perjanjian kerja sama (Technical Agreement) antara CGS dengan Negara-negara ASEAN. China-ASEAN Mining Cooperation Forum 2016 diikuti oleh Negara Kamboja, Lao PDR, Myanmar, Thailand, Indonesia, dan Malaysia. Indonesia telah mengikuti forum ini sejak tahun 2015. China-ASEAN Mining Cooperation Forum 2016 diselenggarakan di Red Forest Hotel, Nanning, Guangxi Province, China pada tanggal 7-9 September 2016.

Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi mengirimkan tiga orang personil untuk mengikuti forum ini, yaitu:
1.    Ir. Prima Muharam Hilman, M.Sc
2.    Ir. Armin Tampubolon
3.    Penny Oktaviani, ST, MT

China-ASEAN Mining Cooperation Forum 2016 dibuka pada tanggal 8 September 2016. Sehari sebelumnya, pada tanggal 7 September 2016 dilakukan registrasi, meeting antara pimpinan Guangxi Government Ministry of Land and Resources of China dengan para pimpinan Negara-negara ASEAN yang menangani pertambangan, dan diakhiri dengan jamuan makan malam seluruh peserta forum.

China-ASEAN Mining Cooperation Forum 2016 dibuka dengan sambutan dari Vice President Guangxi Zhuang Autonomous Region, Cao Weixing dan Vice Minister of the Chinese Ministry of Land and Resources, Zhang Xiulong. Dalam sambutannya, Cao Weixing menyoroti kondisi ekonomi dan trend pertambangan dunia yang cenderung menurun, perdagangan produk mineral dan investasi di bidang mineral menurun secara signifikan. Forum ini diharapkan menjadi ajang untuk berbagi informasi dan kerja sama yang saling menguntungkan. Dengan kondisi saat ini diharapkan China beserta Negara-negara ASEAN dapat melihat kesempatan, mempromosikan information sharing, untuk dapat mendorong pemulihan kondisi pertambangan di China dan ASEAN.

Acara pembukaan dilanjutkan dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Energi dan Mineral Lao PDR dengan CGS dan penandatangan Technical Agreement antara Wuhan Center (CGS) dengan Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi (KESDM-Indonesia). Sebelum  penandatangan Technical Agreement dilakukan juga upacara serah terima hasil kerja sama antara Wuhan Center (CGS) dengan Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi (KESDM-Indonesia).

Pada tanggal 9 September acara dilanjutkan dengan dua sesi presentasi yang dilaksanakan secara parallel di dua ruangan berbeda. Yang pertama adalah China-ASEAN Geosciences Research and Cooperation Forum, diisi oleh 7 (tujuh) orang pembicara dari CGS, universitas, dan Negara-negara ASEAN. Indonesia berperan aktif di forum ini sebagai pembicara, yaitu Ir. Armin Tampubolon mempresentasikan “An Overview on CGS-GAI Joint Mapping Results in Sumatra, Indonesia”. Forum yang kedua adalah China-ASEAN Mining Information Service Platform Development and Research Forum. Indonesia juga berperan aktif di forum ini sebagai pembicara, yaitu Ir. Prima Muharam Hilman, M.Sc mempresentasikan “ASEAN Mineral Database Information System”.


 
Gambar 1. Suasana Pembukaan 2016 China-ASEAN Mining Cooperation Forum.


Gambar 2. Foto bersama serah terima hasil kegiatan kerja sama 2010 - 2015.  

 
Gambar 3. Foto Bersama setelah penandatangan Technical Agreement.

 
Gambar 4. Ir. Armin Tampubolon melakukan presentasi pada Forum China-ASEAN Geosciences Research and Cooperation.

 
Gambar 5. Ir. Prima Muharam Hilman melakukan presentasi pada China-ASEAN Mining Information Service Platform Development and Research.