Peran Data Geokimia Regional Dalam Penemuan Cebakan/endapan Mineral Logam

PERAN DATA GEOKIMIA REGIONAL DALAM PENEMUAN CEBAKAN/ENDAPAN MINERAL LOGAM
 

 
Indonesia sudah diketahui memiliki sumber daya mineral logam yang tersebar luas, terutama menempati daerah-daerah pegunungan. Iklim tropis mengakibatkan tingkat pelapukan batuan yang tinggi membentuk tanah yang menutup singkapan-singkapan batuan termineralisasi sehingga sulit untuk diamati secara langsung. Dalam kondisi alam tersebut, eksplorasi regional dengan metode geokimia endapan sungai aktif terbukti berperan didalam mendelineasi daerah target penyelidikan lebih lanjut.

Sebagai contoh Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi (PSDMBP) telah melakukan survei geokimia regional di Pulau Sulawesi bagian utara (1997 – 2000) dan bagian selatan (1985 -1999). Hasil kegiatan tersebut ditindak lanjuti oleh pemerintah maupun pihak lain dengan eksplorasi untuk penemuan cebakan mineral.

Lengan barat dan utara pulau Sulawesi merupakan busur pluton-gunungapi yang membentuk cebakan-cebakan mineral logam yang terkait dengan proses magmatisme. Daerah-daerah dengan sebaran unsur Cu yang relative tinggi menunjukkan hubungan dengan keterdapatan cebakan tembaga tipe porfiri dan mineral-mineral ikutanya. Sebaran cebakan emas epitermal juga memiliki hubungan dengan nilai unsur Cu.

Lengan tenggara pulau Sulawesi merupakan zona sabuk ofiolit yang tersusun oleh batuan ultrabasa sebagai sumber endapan nikel laterit. Sebaran nilai unsur Ni menunjukkan keterkaitan yang erat dengan keterdapatan endapan-endapan nikel tipe laterit.

Dari kedua contoh diatas bisa disimpulan adanya hubungan dari sebaran unsur-unsur didalam conto sedimen sungai aktif dengan keterdapatan mineral logam. Hal tersebut menunjukkan kegiatan eksplorasi geokimia dalam skala regional yang dilakukan PSDMBP sangat berperan di dalam proses penemuan cebakan/endapan mineral logam. Penemuan-penemuan cebakan/endapan mineral logam akan semakin bertambah dengan dilaksanakannya program-program penyelidikan untuk menindaklanjuti daerah-daerah target yang ditunjukkan oleh hasil eksplorasi geokimia regional.