Basis Hasil Analisis Batubara

Basis Hasil Analisis Batubara
 
Basis dalam hasil analisis kimia batubara merupakan dasar yang dipakai untuk menyatakan nilai dari suatu parameter dan menginterpretasikan nilai tersebut pada kondisi tertentu batubara. Basis yang sering digunakan adalah sebagai berikut :
  • As received (Ar)/ as sampled : menunjukkan data, dinyatakan sebagai persentase terhadap batubara total termasuk kandungan air sebagai mana seperti keadaan diambil dari lapangan
  • Air dried basis (adb) : menunjukkan data, dinyatakan sebagai persentase terhadap batubara kecuali kandungan air permukaan.
  • Dry basis (db) : menunjukkan data, dinyatakan sebagai persentase batubara tanpa kandungan air.
  • Dry ash free (daf) : menunjukkan data, dinyatakan sebagai persentase terhadap komponen batubara zat terbang dan karbon tertambat atau persentase batubara tanpa kandungan air dan kandungan abu.
  • Dry mineral matter free (dmmf) : menunjukkan data, dinyatakan sebagai persentase terhadap komponen batubara zat terbang organik dan karbon tertambat atau persentase batubara tanpa kandungan air dan mineral matter.

Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi (PSDMBP) memiliki Laboratorium Kimia Batubara yang sudah terakreditasi. Analisis batubara di Lab PSDMBP ini dapat dilakukan dalam berbagai basis sesuai permintaan user. Gambar 1 menunjukkan hasil analisis kimia batubara dalam basis AR, ADB (untuk analisis proksimat) dan DAF (untuk analisis ultimat).

 

 Gambar 1. Hasil analisis conto batubara dengan basis analisis sesuai keperluan

 Basis analisis ini juga berguna dalam dunia perdagangan batubara, mungkin kita sering mendengar istilah GAD, GAR dan NAR dalam penyebutan kalori batubara. Sekarang kita coba ulas sekilas istilah tersebut.

  • GAD (Gross Calorivic Value (CV); ADB) merupakan tampilan besaran nilai kalori pada basis ADB. Untuk kondisi ini, tampilan kalori cenderung tidak menunjukkan besaran kalor secara tepat yang akan digunakan dalam pemanfaatan batubara, karena Free Moisture tidak termasuk di dalamnya.
  • GAR ((Gross CV; AR) merupakan tampilan besaran nilai kalori pada basis AR. Untuk kalori pada kondisi ini memasukkan faktor kadar air total, maka kondisi ini menunjukkan batubara dalam keadaan siap digunakan. Akan tetapi, tampilan kalori masih belum menunjukkan kalor yang efektif untuk dimanfaatkan dalam konversi energi yang bermanfaat.
  • NAR (Net CV; AR) merupakan tampilan besaran nilai kalori pada basis AR dengan memperhitungkan kandungan Hidrogen dan Total Moisture sebagai factor pengurang nilai kalori. Kondisi inilah yang benar – benar menampilkan energi panas efektif dalam pemanfaatan batubara.

Sebagai gambaran biasanya nilai GAD lebih besar dari GAR dan Nilai GAR lebih besar dari NAR (GAD> GAR > NAR). Pada Harga Batubara Acuan (HBA) nilai kalori yang digunakan adalah dalam GAR. Semoga jadi tambahan pengetahuan nih buat teman-teman yang belum tahu atau merefresh kembali ilmu nya bagi teman-teman yang sudah tau.