Review Of Indonesian Metalogeni “what Do We Need To Do?” Dan “regolith-hosted Ree: Prospects And Exploration In Indonesia

SEMANGAT SOBAT PSDMBP !!!!!....

Semoga Sobat semua dalam keadaan sehat  dan terlindung dari wabah covid-19, Amiin... meski ditengah pandemi Covid-19 ini sebagian besar pegawai PSDMBP menjalani WFH, namun tetap semangat menjani kegiatan produktif,  salah satunya kegiatan webinar yang dipelopori oleh anak-anak muda PSDMBP. Untuk webinar kali ini, sebagai pembicara geologist-geologist muda PSDMP dengan tema “Review of Indonesian Metalogeni “What do We Need to Do?” dan “Regolith-hosted REE: Prospects and Exploration in Indonesia”.

Materi pertama pada webinar dengan tema “Review of Indonesian Metalogeni “What do We Need to Do? dengan pemateri geologist muda PSDMBP “Hartaja M.Hatta”. Apa itu metalogeni? Metalogeni merupakan studi tentang genesa dan distribusi cebakan mineral secara regional dan global, dan jalur metalogeni adalah jalur-jalur wilayah tempat terbentuknya  cebakan mineral logam tersebut. Istilah metalogeni pertama dikenalkan oleh  Louis de Launay (1913). Adapun yang pertama kali memperkenalkan jalur metalogeni Indonesia adalah Jan Westerveld. Orang Belanda ini menulis “Phases of mountain building and mineral provinces in the East Indies” (1952). Setelah Westerveld, beberapa pakar mengembangkan jalur dengan versi lain seperti Katili (1973, 1979), Hutchinson (1978), Hamilton (1979), Djumhani (1986), Yaya Sunarya (1990), Sukirno (1995), Carlile & Mitchell (1994), van Leeuwen dkk (1994), Sukamto dkk (2003), Harahap dkk (2011, 2013), dan van Leeuwen (2018). Seberapa pentingnya metalogeni tersebut? Untuk menyediakan data mineral logam, mutlak diperlukan adanya Peta Metalogeni. Peta ini menggambarkan sebaran dan genesa mineral logam terkait dengan kondisi geologi (litologi, struktur, tektonik, umur, serta jalur magmatik) berskala regional.

Materi webinar dengan tema “Regolith-hosted REE: Prospects and Exploration in Indonesia” dengan pemateri Sulaeman, ST. Materi ini sangat menarik, hal ini tidak lepas dari isu mengenai REE yang sangat strategis belakangan ini, salah satunya sebagai bahan senjata yang akhir-akhir ini jadi pembicaraan hangat antara Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Penjaitan dan Menhan Prabowo (https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5064266/rare-earth-bahan-baku-senjata-yang-dibahas-luhut-prabowo).  Indonesia diyakini mempunyai potensi REE yang besar, tidak hanya terkait dengan jalur tin belt, namun juga di granit lainnya di Indonesia yang tersebar di sebagian besar bagian Barat Sumatera hingga bagian Timur Papua. 

Nah sekian dulu info dari kami yah...Jangan lupa untuk like, comment, dan share yah... Sampai Jumpa lagi..... !!!!!!

FYI : untuk full video bisa cek langsung di YouTube PSDMBP kita yah,,Disini..

#geologi #eksplorasi #mineral #wfh