Neraca Sumber Daya Dan Cadangan Batubara Indonesia

NERACA SUMBER DAYA DAN CADANGAN BATUBARA INDONESIA
 

 

 

 
Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi memiliki tugas dan fungsi,  salah satunya menyusun Neraca Sumber Daya dan Cadangan Batubara Indonesia. Penyusunan dan pemutakhiran Neraca Sumber Daya dan Cadangan Batubara merupakan salah satu upaya untuk menginventarisasi dan juga memperbaharui data potensi kekayaan sumber daya batubara nasional. Data neraca sumber daya dan cadangan batubara yang akurat dapat digunakan untuk membuat berbagai kebijakan nasional yang berhubungan dengan pemanfaatan batubara.
Sumber data dalam penyusunan Neraca Sumber Daya dan Cadangan Batubara nasional berasal dari hasil kegiatan penyelidikan yang dilakukan oleh pemerintah (dalam hal ini Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara dan Panas Bumi (PSDMBP) - Badan Geologi) serta data yang berasal dari hasil kegiatan eksplorasi Badan Usaha (Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dan Izin Usaha Pertambangan (IUP) batubara). Data sumber daya berasal dari Pemerintah dan hasil kegiatan eksplorasi Badan Usaha baik yang masih aktif maupun yang sudah tidak aktif. Sedangkan data cadangan berasal dari Badan Usaha yang masih aktif.
Klasifikasi sumber daya batubara yang digunakan dalam Neraca Sumber Daya dan Cadangan batubara mengacu pada SNI 13 5012 1998 tentang klasifikasi sumber daya dan cadangan mineral dan batubara dan SNI 5015 2011 tentang pelaporan sumber daya dan cadangan mineral dan batubara. Mengacu pada SNI tersebut, sumber daya batubara berdasarkan tingkat penyelidikannya, diklasifikasikan ke dalam 3 (tiga) kategori, yaitu tereka, tertunjuk, dan terukur, sedangkan klasifikasi cadangan dibagi menjadi 2 (dua) kategori, yaitu cadangan terkira dan terbukti. Untuk kepentingan inventarisasi sumber daya batubara nasional, hasil kegiatan pemerintah dari kegiatan penyelidikan survey tinjau dikategorikan sebagai sumber daya hipotetik.
Jumlah Sumber Daya dan Cadangan Batubara saat ini dikategorikan menjadi 2 (dua) yaitu : Total Sumber Daya Cadangan Batubara Keseluruhan dan Terverifikasi. Sumber daya dan Cadangan Batubara terverifikasi adalah jumlah sumber daya dan cadangan batubara yang berasal dari kegiatan eksplorasi pemerintah (PSDMBP) dan hasil estimasi Competent Person pada kegiatan penyelidikan Badan Usaha.
Neraca Sumber Daya dan Cadangan batubara diperbarui datanya setiap bulan dan dirilis setiap 6 (Enam) bulan sekali pada bulan Januari  dan Juli setiap tahunnya. Gambar 2 menerangkan tentang Neraca Sumber Daya dan Cadangan Batubara Keseluruhan status Juli 2020. Total jumlah sumber daya batubara adalah 148,70 milyar ton (MT) yang terdiri dari sumber daya hipotetik 4,31 MT, Tereka 44,53 MT, Tertunjuk 47,28 MT dan Terukur 52,58 MT. Sedangkan cadangan batubara berjumlah 39,56 MT terdiri dari Cadangan terkira 18,41 MT dan terbukti 21,15 MT. Gambar 3 menerangkan tentang Neraca Sumber Daya dan Cadangan Terverifikasi status Juli 2020. Total jumlah sumber daya batubara terverifikasi adalah 89,55 MT yang terdiri dari sumber daya hipotetik 4,31 MT, tereka 23,95 MT, tertunjuk 28,9 MT dan terbukti 32,70 MT. Sedangkan cadangan terverifikasi berjumlah 24,76 MT yang terdiri dari cadangan terkira 11,11 MT dan terbukti 13,65 MT.