Inventarisasi Batubara Marginal

Inventarisasi batubara di daerah marginal ini dilakukan untuk memperoleh informasi lebih terinci mengenai endapan batubara.

Inventarisasi Batubara Marginal

 

Minyak bumi pada saat ini masih merupakan energi yang dominan dalam kehidupan dunia, namun telah disadari bahwa keberadaannya akan habis dalam waktu tidak terlalu lama yang didasarkan pada tingkat konsumsi yang tinggi pencarian cadangan yang baru masih terbatas. Atas dasar tersebut perlu sekali ditingkatkan penyelidikan dan pengembangan altenatif sebagai pengganti atau subtitusi energi non migas. Batubara termasuk energi tak terbarukan namun merupakan sumber energi yang layak untuk dikembangkan sebagai salah satu alternatif pengganti minyak bumi, hal tersebut didasarkan pada cadangan cukup besar sehingga dapat dimanfaatkan sebagai energi dekade kedepan.

Inventarisasi batubara di daerah marginal ini dilakukan untuk memperoleh informasi lebih terinci mengenai endapan batubara. Tujuan inventarisasi ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai sebaran batubara berikut potensi sumber daya dan kualitasnya. Walaupun inventarisasi ini masih bersifat inventarisasi pendahuluan tetapi diharapkan dapat dikembangkan lebih lanjut serta melihat kemungkinan lain yang dapat diantisipasi untuk pengembangannya dimasa yang akan datang. Sedangkan maksud dari pekerjaan inventarisasi ini adalah untuk mengetahui keberadaan batubara di daerah penyelidikan, meliputi berbagai aspek geologi seperti halnya kemiringan serta arah penyebaran, ketebalan serta kualitas batubara, sedangkan tujuannya adalah untuk mengkaji lebih lanjut berbagai kemungkinannya untuk bisa dikembangkan menjadi suatu kawasan pertambangan didaerah perbatasan.

Kegiatan inventarisasi diawali dengan melakukan penyelidikan lapangan, pada tahap ini adalah pemetaan geologi dan pengukuran penampang serta pemercontohan batubara. Pemetaan geologi ini dilakukan positioning dengan alat Global Positioning System pada lokasi singkapan batubara, serta melakukan pemercontohan pada singkapan yang ditemukan. Selanjutnya sample diteliti di Laboratorium, untuk mengetahui kualitas dari sample yang dikirim, meliputi nilai, kalori, kadar abu, kadar air, kandungan zat terbang, kandungan belerang, berat jenis dll. Sedangkan analisa petrografi dimaksudkan untuk mengetahui komposisi material batubara dan untuk mengetahui rank dari batubara di daerah tersebut.