Kolokium2005

DAFTAR KOLOKIUM DIREKTORAT INVENTARISASI SUMBER DAYA MINERAL (DIM)
( Klik judul kolokium di bawah ini untuk download dalam bentuk pdf)
TAHUN 2005
Batubara

 

1.       Inventarisasi Endapan Bitumen Padat Dengan Outcrop Drilling Di Daerah Kalisusu Dan Sekitarnya, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara

2.       Inventarisasi Bitumen Padat Dengan Outcrop Drilling Di Daerah Sungaidareh, Kabupaten Sawahlunto - Sijunjung, Provinsi Sumatra Barat
3.       Survey Pendahuluan Bitumen Padat Daerah Bukitsusah, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau

4.       Survey Pendahuluan Bitumen Padat Daerah Sungai Bengalun Kabupaten Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur

5.       Inventarisasi Dan Evaluasi Endapan Bitumen Padat Daerah Kabupaten Lampung Tengah Dan Kabupaten Lampung Utara Provinsi Lampung

6.       Inventarisasi Gambut Daerah Batumandi Kabupaten Hulu Sungai Utara Provinsi Kalimantan Selatan

7.       Inventarisasi Dan Evaluasi Endapan Gambut Di Daerah Kota Waringin Barat Dan Sukamara Provinsi Kalimantan Tengah

8.       Inventarisasi Batubara Bersistim Di Daerah Ritan Baru Dan Sekitarnya Kabupaten Kutai Kartanegara Propinsi Kalimantan Timur

9.      Inventarisasi Batubara Bersistem Daerah Senyiur, Kabupaten Kutai Kartanegara Dan Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur

10.   Inventarisasi Batubara Marginal Daerah Seginim Dan Sekitarnya, Kabupaten Bengkulu Selatan

11.   Hasil Penyelidikan Pendahuluan Endapan Batubara Daerah Obi Utara Kabupaten Halmahera Selatan

12.   Inventarisasi Batubara Marginal Di Daerah Simenggaris Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Timur

13.   Survai Pendahuluan Batubara Di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur

14.   Survey Pendahuluan Batubara Aerah Longiram Dan Mentawir Kabupaten Kutai Barat Dan Paser Penajam Utara Rovinsi Kalimantan Timur

15.   Inventarisasi Batubara Pemboran Dalam Daerah Sungai Santan-Bontang Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur

 

16.   Kajian Zonasi Daerah Potensi Batubara Untuk Tambang Dalam, Provinsi Kalimantan Timur Bagian Utara

17.   Kajian Zonasi Daerah Potensi Batubara Untuk Tambang Dalam, Provinsi Kalimantan Selatan Bagian Tengah

 

Panas Bumi

18.   Penyelidikan Geologi Daerah Panas Bumi Sipoholon –Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara

19.   Penyelidikan Geokimia Daerah Panas Bumi Sipoholon –Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara
20.   Penyelidikan Geolistrik Daerah Panas Bumi Sipoholon –Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara

21.   Penyelidikan Geomagnet Daerah Panas Bumi Ria-Ria Sipoholon–Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara

22.   Penyelidikan Gaya Berat Daerah Panas Bumi Sipoholon–Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara

23.   Geologi Daerah Panas Bumi Lompio, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah

24.   Penyelidikan Geokimia Daerah Panas Bumi Lompio, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah

25.   Penyelidikan Geolistrik Daerah Panas Bumi Lompio, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah

26.   Penyelidikan Geomagnetik Daerah Panas Bumi Lompio, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah

27.   Penyelidikan Gaya Berat Daerah Panas Bumi Lompio, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah

28.   Geologi Daerah Panas Bumi Pincara, Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan

29.   Penyelidikan Geokimia Daerah Panas Bumi Pincara, Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan

30.   Penyelidikan Geolistrik Daerah Panas Bumi Pincara, Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan

31.   Penyelidikan Geomagnetik Daerah Panas Bumi Pincara, Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan

32.   Penyelidikan Gaya Berat Daerah Panas Bumi Pincara, Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan
   
33.   Penyelidikan Geologi Daerah Panas Bumi Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo

34.   Penyelidikan Geokimia Daerah Panas Bumi Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo

35.   Penyelidikan Geolistrik dan Head On Daerah Panas Bumi Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo

36.  Penyelidikan Geomagnet Daerah Panas Bumi Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo

37.   Penyelidikan Gaya Berat Daerah Panas Bumi Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo

38.   Geologi Daerah Panas Bumi Jaboi, Kota Sabang, Nangroe Aceh Darussalam (NAD)

39.   Penyelidikan Geokimia Daerah Panas Bumi Jaboi, Kota Sabang, Nangroe Aceh Darussalam (NAD)

40.   Penyelidikan Geolistrik Daerah Panas Bumi Jaboi, Kota Sabang, Nangroe Aceh Darussalam (NAD) dan Head On

41.   Penyelidikan Geomagnet Daerah Panas Bumi Jaboi, Kota Sabang, Nangroe Aceh Darussalam (NAD)

42.   Penyelidikan Gaya Berat Daerah Panas Bumi Jaboi, Kota Sabang, Nangroe Aceh Darussalam (NAD)

43.   Geologi Daerah Panas Bumi Akesahu, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara

44.  Penyelidikan Geokimia Daerah Panas Bumi Akesahu, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara

45.   Penyelidikan Geolistrik Daerah Panas Bumi Akesahu, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara dan Head On

46.   Penyelidikan Geomagnetik Daerah Panas Bumi Akesahu, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara

47.   Penyelidikan Gaya Berat Daerah Panas Bumi Akesahu, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara

48.   Pemboran Sumur Landaian Suhu Daerah Panas Bumi Marana, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah

49.   Pengujian Uap/Monitoring Sumur Eksplorasi Lapangan Panas Bumi MT-2, MT-3, dan MT-4 Mataloko, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur

50.   Pengujian Uap/Monitoring Sumur Eksplorasi Lapangan Panas Bumi AT-1 dan AT-2 Atadei, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur

51.   Pengawasan Eksplorasi dan Eksploitasi Lapangan Panas Bumi Yang Telah Berproduksi

 

Konservasi

52.   Konsep Pedoman Teknis Inventarisasi Bahan Galian Tertinggal dan Bahan Galian Berpotensi Terbuang pada Wilayah Pertambangan

53.   Konsep Pedoman Teknis Inventarisasi Bahan Galian Tertinggal pada Wilayah Bekas Tambang Emas Aluvial
54.   Konsep Pedoman Teknis Tata Cara Pelaporan Bahan Galian Lain dan Mineral Ikutan

55.   Konsep Pedoman Teknis Metoda Preparasi dan Analisis Mineralogi Butir

56.   Bimbingan Teknis Konservasi Sumber Daya Mineral di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan

57.   Penilaian Sumber Daya Tembaga-Emas Tipe Porfiri Daerah Pulau Sumatera dan Pulau Jawa

58.   Pemantauan dan Evaluasi Konservasi Sumber Daya Mineral di Daerah Gosowong, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara

59.   Pemantauan dan Evaluasi Konservasi Sumber Daya Mineral di Daerah Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan

60.  Pemantauan dan Evaluasi Konservasi Sumber Daya Mineral di Daerah Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung

61.   Pemantauan dan Evaluasi Konservasi Sumber Daya Mineral di Daerah Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan

62.   Pemantauan dan Evaluasi Konservasi Sumber Daya Mineral di Daerah Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan

63.  Evaluasi Sumber Daya/Cadangan Bahan Galian Untuk Pertambangan Sekala Kecil Daerah Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat

64.   Pendataan dan Evaluasi Pemanfaatan Bahan Galian Pada Bekas Tambang dan Wilayah PETI Daerah Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat

65.   Pendataan dan Evaluasi Pemanfaatan Bahan Galian Pada Bekas Tambang dan Wilayah PETI Daerah Pasaman, Provinsi Sumatera Barat

66.   Pendataan Sebaran Unsur Merkuri Pada Wilayah Pertambangan Gunung Pani dan Sekitarnya, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo

67.   Pendataan Sebaran Unsur Merkuri Pada Wilayah Pertambangan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten dan Petanya

68.   Pendataan Sebaran Unsur Merkuri Pada Wilayah Pertambangan Ciberang dan Sekitarnya, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten

 

Mineral

69.   Eksplorasi Logam Besi di Daerah Kab. Sarolangun dan Kab. Merangin,  Provinsi Jambi

70.   Inventarisasi Endapan Mineral Logam Tipe SEDEX di Daerah Sijunjung Dan Sekitarnya, Kab. Solok - Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat
71.   Inventarisasi dan Evaluasi Mineral Logam di Kab. Bombana dan Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara

72.   Eksplorasi Logam Besi di Pantai Selatan Kab. Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur

73.   Inventarisasi dan Eksplorasi Mineral Non Logam di Kab. Rokan Hulu dan Rokan Hilir, Provinsi Riau

74.   Inventarisasi dan Eksplorasi Mineral Non Logam di Kab. Tanggamus dan lampung Barat, Provinsi Lampung

75.   Inventarisasi dan Eksplorasi Mineral Non Logam di Kab. Sinjai dan Bone, Provinsi Sulawesi Selatan

76.   Inventarisasi dan Eksplorasi Mineral Non Logam di Kab. Sumbawa dan Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur

77.   Inventarisasi dan Eksplorasi Mineral Logam di Kab. Sikka dan Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur

78.   Inventarisasi dan Evaluasi Mineral Logam di Kab. Pasaman dan Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat

79.  Inventarisasi dan Evaluasi Mineral Logam di Kab. Limapuluh Koto dan Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat

80.   Inventarisasi dan Evaluasi Mineral Logam di Kab. Lampung Selatan dan Lampung Timur, Provinsi Lampung

81.   Inventarisasi dan Evaluasi Mineral Logam di Kab. Mongondow dan Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara

82.   Inventarisasi Mineral Logam Mulia di Daerah Kab. Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah

83.   Inventarisasi dan Eksplorasi Mineral Non Logam di Kab. Luwu Utara dan Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan

84.   Inventarisasi dan Eksplorasi Mineral Non Logam di Kab. Karo dan Simalungun, Provinsi Sumatera Utara

85.   Inventarisasi dan Eksplorasi Mineral Non Logam di Kab. Kepulauan Riau, provinsi Kepulauan Riau