Kolokium2004

DAFTAR KOLOKIUM DIREKTORAT INVENTARISASI SUMBER DAYA MINERAL (DIM)
( Klik judul kolokium di bawah ini untuk download dalam bentuk pdf)
TAHUN 2004

 


1.

Potensi dan Wilayah Kerja Pertambangan Panas Bumi di Indonesia.

2.

Hasil Kegiatan Eksplorasi Panas Bumi Tahun 2004, Direktorat Inventarisasi Sumber Daya Mineral.

3.

Prospek Sumberdaya Batubara di Kabupaten Kutai Timur Bagian Barat, Kalimantan Timur.

4.

Prospek Bitumen Padat di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara.

5.

Prospek Logam Dasar di Daerah Ratenggo, Kab. Ende dan Daerah Wai Wajo, Kab. Sikka, NTT.

6.

Penyelidikan Geokimia Bersistem Lembar Ruteng Barat, Kabupaten Manggarai dan Manggarai Barat, NTT.

7.

Inventarisasi dan Evaluasi Bahan Galian Non Logam di Kabupaten Sintang dan Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat.

8.

Inventarisasi dan  Evaluasi  Mineral  Non  Logam  di  Kabupaten   Pangkajene  Kepulauan  dan  Kabupaten   Barru, Provinsi  Sulawesi  Selatan.

9.

Hasil Evaluasi  Konservasi Sumber Daya Mineral  Tahun Anggaran   2004.

10.

Pendataan Sebaran Merkuri di Daerah Cineam, Kab.Tasikmalaya, Jawa Barat dan Sangon, Kab. Kulon Progo, D.I. Yogyakarta.

11.

Inventarisasi dan Evaluasi Mineral Logam di Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat.

12

Penyelidikan Geokimia Regional Sistematik Lembar Denpasar dan Mataram, Provinsi Bali.

13

Inventarisasi dan Eksplorasi Mineral Logam di Daerah Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat (Dim-Kigam Fase III), TA. 2004.

14

Inventarisasi dan Evaluasi Mineral Logam di Daerah Kabupaten Konawe (Kendari) dan Kabupaten Kolaka,  Provinsi Sulawesi Tenggara.

15

Inventarisasi dan Evaluasi Mineral Logam di Daerah Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat.

16

Penyelidikan Geokimia Regional Sistematik Lembar Atambua, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

17

Inventarisasi Mineral Logam Sn dan Logam Langka di Pulau Banggai – Sula, Kabupaten Banggai Kepulauan, Propinsi Sulawesi Tengah.

18

Inventarisasi dan Evaluasi Mineral Non Logam di Kabupaten Bulungan dan Nunukan, Provinsi Kalimantan Timur.

19

Inventarisasi dan Penyelidikan Mineral Non Logam di Kabupaten Biak Numfor, Propinsi Papua.

20

Inventarisasi dan Evaluasi Mineral Non Logam di Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

21

Inventarisasi dan Evaluasi Mineral Non Logam di Daerah Kabupaten Majene dan Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat.

22

Inventarisasi Batubara Bersistem di Daerah Long Lees dan  Sekitarnya Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.

23

Inventarisasi  Batubara Bersistem di Daerah Marah Haloq, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur ( Lembar Peta 1816 – 64 ).

24

Inventarisasi Batubara Bersistem  di Daerah Long Nah dan Sekitarnya, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.

25

Inventarisasi  Batubara Marginal di Daerah Muser dan Sekitarnya Kabupaten Pasir, Provinsi Kalimantan Timur.

26

Inventarisasi Batubara di Daerah Marginal, Daerah Tapan Kab Pesisir Selatan, Prov Sumatera Barat.

27

Inventarisasi  Batubara di Daerah Marginal di Daerah Lahai  - Kabupaten Barito Utara, Propinsi Kalimantan Tengah.

28

Inventarisasi Batubara di Daerah Marginal Daerah Tabang dan Sekitarnya, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

29

Inventarisasi Bitumen Padat di Daerah Sampolawa, Kabupaten Buton, Propinsi Sulawesi Tenggara.

30

Inventarisasi Bitumen Padat dengan Metoda “Out Crop Drilling” di Daerah Petai Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

31

The Preliminary Survey Of Solid Bitumen Acumulation Of Kalisusu and Surounding Area, Muna Regency, South East Sulawesi Province.

32

Survey Pendahuluan Bitumen Padat di Daerah Sendangharjo Kabupaten Blora, Propinsi Jawa Tengah.

33

Penyelidikan Pendahuluan Endapan Gambut Daerah Labuan Ruku, Kabupaten Tanjungbalai-Asahan, Provinsi Sumatra Utara.

34

Inventarisasi Endapan Gambut di Daerah Encemanan dan Sekitarnya, Kabupaten Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.

35

Hasil Survei Pemboran Landaian Suhu Lapangan Panas Bumi Mutubusa–Sokoria, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

36

Karakteristik Geotermal Sumur Eksplorasi AT-1, Lapangan Panas Bumi Atadei, Kabupaten Lembata – NTT.

37

Penyelidikan Terpadu Daerah Panas Bumi Marana, Kabupaten Donggala – Sulawesi Tengah.

38

Survei Panas Bumi Terpadu (Geologi, Geokimia dan Geofisika) Daerah HuÂ’u, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusatenggara Barat.

39

Prospek Panas Bumi di Daerah Danau Ranau, Lampung dan Sumatera Selatan.

40

Penyelidikan Terpadu, Geologi, Geokimia dan Geofisika Daerah Panas   Bumi Bukit Kili, Solok-Sumbar: Potensi, Pemanfaatan dan Kendalanya.

41

Potensi dan Prospek Panas Bumi Daerah Panas  Bumi Ile Angin – Ile Padung, Kabupaten Flores Timur, Nusatenggara Timur.

42

Geologi dan Geokimia Pendahuluan Daerah Alor Timur dan  Pengeboran Sumur Landaian Suhu   Lapangan Panas  Bumi Bukapiting, Alor Timur Laut,  Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

43

Monitoring Sumur Eksplorasi Panas Bumi MT-2 Mataloko, Kabupaten  Ngada, Nusa Tenggaratimur (Tahap 1-6), 2004.

44

Geologi dan Ubahan Hidrotermal Sumur MT-4 Lapangan Panas Bumi Toda Belu, Mataloko Ngada, Nusatenggara Timur.

 

 

45

Evaluasi Sumber Daya dan Cadangan Bahan Galian untuk Pertambangan Skala Kecil, Daerah Lembar Manado, Provinsi Sulawesi Utara.

46

Pendataan dan Evaluasi Pemanfaatan Bahan Galian Pada Bekas Tambang  dan Wilayah Peti Daerah Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.

47

Pemantauan dan Pendataan Bahan Galian Pada Bekas Tambang dan Wilayah Peti di Kabupaten Gorontalo, Propinsi Gorontalo.

48

Kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Konservasi Sumber Daya Mineral Daerah Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah.

49

Pemantauan dan Evaluasi Konservasi Sumber Daya Mineral di Daerah Kabupaten Karimun, Provinsi Riau.

50

Evaluasi Sumber Daya dan Cadangan Bahan Galian untuk Pertambangan Skala Kecil Di Daerah Lembar Pulau Alor, Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

51

Pendataan Penyebaran Merkuri Akibat Usaha Pertambangan Emas di Daerah  Tasikmalaya, Propinsi Jawa Barat.

52

Pemantauan dan Evaluasi Konservasi Sumber Daya Mineral di Daerah Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur.

53

Evaluasi Konservasi Sumber Daya Batubara  di Sekitar Tanjung Redep, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

54

Pemantauan dan Pendataan  Bahan Galian Pada Bekas Tambang dan Wilayah Peti Daerah Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan.

55

Evaluasi Sumber Daya dan Cadangan Bahan Galian Untuk Pertambangan Skala Kecil Daerah Lembar Tilamuta, Provinsi Gorontalo.

56

Pendataan dan Evaluasi Bahan Galian Pada Bekas Tambang dan Wilayah Peti di Daerah Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

57

Pendataan dan Evaluasi Pemanfaatan Bahan Galian Pada Daerah Bekas Tambang dan Wilayah Peti di Daerah Lebong Utara, Kab. Rejang Lebong Provinsi  Bengkulu.

58

Pemantauan dan  Evaluasi Konservasi Sumber Daya Mineral, di Daerah Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan.

59

Pemantauan dan Evaluasi Konservasi Sumber Daya Mineral di Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan.

60

Kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Konservasi Sumber Daya Mineral di Daerah Kabupaten Tulungagung, Provinsi  Jawa Timur.

61

Penyebaran Merkuri Akibat Usaha Pertambangan Emas di Daerah  Sangon, Kabupaten Kulon Progo, D.I. Yogyakarta.

62

Bimbingan Teknis Konservasi Sumber Daya Mineral  di Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara.

63

Penyusunan Basis Data Konservasi Provinsi Lampung dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.