Asomm X Meeting 2010

Pertemuan The 7th WGMID (Working Group on Mineral Information and Database), The 7th  WGTIM (Working Group on Trade and Investment in Mineral), The 10th ASOMM (ASEAN Senior Officials Meeting on Minerals), dan The 3rd ASOMM+3 telah dilaksanakan pada tanggal 02-05 Maret 2010 di Hotel Dusit Thani, Bangkok, Thailand.  Pertemuan tersebut dihadiri oleh delegasi dari negara-negara anggota ASEAN/Association of South East Asian Nation (Brunei Darussalam, Cambodia, Indonesia, Lao PDR, Malaysia, Myanmar, Philippines, Singapore, Thailand, Vietnam), sekretariat ASEAN, sekretariat CCOP (Coordinating Committee for Geoscience Programmes in East and Southeast Asia) dan plus 3 (Jepang, Cina dan Korea).

 

Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) mengirimkan 5 orang delegasi untuk menghadiri pertemuan tersebut berdasarkan surat persetujuan penugasan ke luar negeri dari Sekretaris Menteri Sekretaris Negara Nomor B-3012/Setneg/Setmen/KTLN/02/2010 tanggal 23 Pebruari 2010.  Nama delegasi dari Badan Geologi tersebut adalah :

 

1.       Dr. Ir. Hadiyanto, M.Sc

2.       Ir. Calvin Karo Karo Gurusinga, M.Sc

3.       S.S. Rita Susilawati, ST, M.Sc

4.       Ir. Rina Wahyuningsih

5.       Qomariah, S.Kom

 

Selain delegasi dari Badan Geologi,  Indonesia juga mengirimkan delegasi dari Badan Penelitian dan Pengembangan KESDM, Badan Pendidikan dan Pelatihan KESDM, Direktorat Jenderal Mineral, Batubara dan Panas Bumi, KESDM, serta perwakilan dari Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.  Ketua delegasi Indonesia diwakili oleh Dr.  Ir. Sukma Saleh Hasibuan, ME.

 

Pertemuan dibuka oleh Mr. H.E. Sorayut Phettakul, Vice Minister of Industry of Thailand.  Pada acara pembukaan, beliau mengucapkan selamat datang kepada semua delegasi yang hadir di Thailand.   Beliau menekankan bahwa AEC Blueprint ASEAN Mineral Cooperation Scorecard (2009-2011) menjadi kerangka kerja untuk mengubah sektor mineral ASEAN  sebagai kekuatan vital pertumbuhan ekonomi yang lebih maju dan kesejahteraan sosial di lingkungan ASEAN.  Acara pertemuan ini merupakan sarana meningkatkan kerjasama dengan memanfaatkan potensi sektor mineral ASEAN untuk mencapai tujuan pembangunan dan memperkuat peran ASEAN dalam ekonomi global.