DETAIL REKOD
Kembali ke sebelumnya  XML Detail


Judul Laporan Eksplorasi Logam Dasar Di Salukayu Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara Provinsi Sulawesi Selatan
Edisi
No. Panggil LS 2016 -9
ISBN/ISSN
Pengarang Bambang Nugroho Widi - Personal Name
Reza Mochammad Faizal, ST - Personal Name
Hartaja M. Hatta - Personal Name
Subyek/Subjek LOGAM
Klasifikasi 553.21.4 ANG l
Judul Seri
GMD LOGAM
Bahasa Indonesia
Penerbit Pusat Sumber Daya Geologi
Tahun Terbit 2016
Tempat Terbit Bandung
Deskripsi Fisik 51 Halaman, gambar berwarna, lampiran daftar gamba
Abstrak Secara geologi daerah penyelidikan disusun oleh 3 satuan batuan, yaitu satuan batuan metamorf filit menempati wilayah bagian selatan, satuan batuan granit (Granit Kambuno) menempati bagian tengah dan utara dan satuan batuan vulkanik dasitik menempati sebagian daerah tengah dari daerah penyelidikan. Secara umum struktur geologi yang berkembang adalah struktur sesar yang berarah hampir barat-timur dan baratlaut tenggara memotong semua satuan batuan.
Mineralisasi di wilayah ini ditandai dengan dijumpainya butiran emas dalam lingkungan batuan metamorf yaitu metavulkanik (metaandesit) yang diapit oleh batuan flit Butiran emas memiliki ukuran dari halus FC hingga sangat kasar vFC dijumpai di beberapa lokasi di daerah Salopapa yang menupakan cabang dari Sungai Salosese.
Hasil analisis kimia stream sediment menunjukkan adanya 3 titik anomali Au yang mengarah ke Bukit Salopapa yaitu LU/16/MNVO02SS dengan kadar 29 LU/16/MN/081SS dengan kadar 116 ppb dan LU 16MNO46SS dengan kadar 147 ppb. Dari hasil pengamatan mineragrafi menunjukkan munculnya dan bornit (CusFeS) mineral oksida magnetit (Fe30) dan hidrous okside terdapat di lingkungan batuan tempat emas ditemukan yaitu di LU/16/MNO44R, LU/16MN/O45R dan ini menunjukkan bahwa ada korelasi antara keterdapatan emas dan pendulangan dan mineralisasi dalam batuan (analisis mineragrafi dan hasil analisis kimia sedimen sungai.
Dari hasil penyelidikan tersebut menunjukkan di wilayah ini masih dimungkinkan adanya mineralisasi logam baik emas maupun mineralisasi logam lainnya. Namun sejauh ini untuk menentukan apakah jenis mineralisasinya adalah mineralisasi hidrotemal (epitemal) atau jenis mineralisasi lain yakni orogenic gold (epizonal belum dapat ditentukan. Untuk memperielas hal tersebut perlu dilakukan penyelidikan lebih rinci serta pengujian laboratorium dari conto contonya yang lebih spesifik.
Detil Spesifik
Gambar Sampul
Lampiran
LOADING LIST...
Ketersediaan
LOADING LIST...
  Kembali ke sebelumnya