DETAIL REKOD
Kembali ke sebelumnya  XML Detail


Judul Eksplorasi Umum Batubara di Daerah Bonehau, Kab. Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat
Edisi
No. Panggil LS 2017 - 2
ISBN/ISSN
Pengarang Rahmat Hidayat - Personal Name
Subyek/Subjek BATUBARA
Klasifikasi 553.94 RAT l
Judul Seri
GMD BATUBARA
Bahasa Indonesia
Penerbit Pusat Sumber Daya Mineral BatuBara dan Panas Bumi
Tahun Terbit 2017
Tempat Terbit Bandung
Deskripsi Fisik 44 Halaman, lampiran daftar gambar,lampiran daftar
Abstrak Kegiatan eksplorasi umum batubara Bonehau merupakan tindak lanjut kegiatan survei tinjau batubara di Kabupaten Mamuju pada tahun 2015. Kegiatan tersebut dtlakukan untuk mendapatkan wilayah prospek batubara dan melengkapi data neraca sumber daya batubara nasional. Kegiatan penyelidikan dilakukan dengan menggunakan metode pemetaan geologi, pemboran batubara dan analisis laboratorium.

Secara stratigrafi, formasi pembawa batubara yaitu Formasi Toraja berumur Eosen Tengah-Akhir. Di daerah penyelidikan lebih dikenat sebagai Formasi Kalumpang yang merupakan bagian dari Kelompok Formasi Toraja. Batubara merupakan sisipan dalam perselingan batulempung dan batulanau dengan karakteristik umum yaitu ketebalan antara 0, 1-3 m dengan kemiringan lapisan yang bervariasi dari landai-curam ( 15-67°).

Korelasi lapisan batubara daerah penyelidikan membentuk 16 seam batubara yang terbagi kedalam 4 blok prospek yaitu Bonehau Utara (1 seam), Blok Tamalea Atas (6 seam), Blok Tamalea Bawah (4 seaA:1) dan Blok Taruya (5 seam).

Hasil analisis menunjukkan batubara daerah penyelidikan diklasifikasikan sebagai batubara kalori sedang (Blok Tamalea Bawah, rata-rata 5.607 kal/ g, adb), kalori tinggi (Blok Tamatea Atas, rata-rata 6.764 kal/ g, adb ; Taruya, rata• rata 6.281 kal/ g, adb) dan sangat tinggi (Blok Bonehau Utara, rata-rata 7.346 kal/ g, adb). Peringkat batubara pada semua blok umunya merupakan batubara high volatile bituminous dengan kandungan sulfur yang retatif tinggi (rata-rata blok antara 2,09-5,26 o/oberat, daf).

Sumberdaya batubara daerah penyelidikan mencapai 7,4 juta ton yang terbagi kedatam sumberdaya tereka mencapai 0,87 juta ton (Blok Tamalea Bawah) dan sumberdaya hipotetik mencapai 6,53 juta ton (Blok Bonehau Utara, Tamalea Atas dan Taruya).
Detil Spesifik
Gambar Sampul
Lampiran
LOADING LIST...
Ketersediaan
LOADING LIST...
  Kembali ke sebelumnya